Infonitas > Bekasi > Pendidikan >

Inilah 3 Syarat Sekolah Layak Anak dan Ramah Lingkungan

Selasa, 13 Maret 2018 | 16:39 WIB

Editor : Wahyu AH

Reporter : Indah Mulyanti

SMA Negeri 1 Kota Bekasi
Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengunjungi SMA Negeri 1 Kota Bekasi
Foto : Indah Mulyanti

Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menerangkan 3 syarat agar sekolah bisa masuk kategori layak anak dan ramah lingkungan.

BEKASI – Ada tiga syarat agar bisa dikategorikan sekolah layak anak dan ramah lingkungan, yakni Hardware, Software dan Brainware.

Bunda Literasi Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan, syarat pertama, Hardware ini meliputi fisik dan infrastruktur sekolah, seperti tempat ibadah, tempat ibadah, perpustakaan yang up to date, laboratorium, taman, serta jumlah toilet yang sebanding dengan jumlah siswa.

"Syarat pertama ini merupakan syarat yang sangat penting, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri sudah menjalankan ini. Toilet merupakan hal yang sangat penting, dimana jumlahnya harus sebanding dengan jumlah siswa. Jumlah toilet perempuan juga harus lebih banyak daripada laki-laki", ucap istri orang nomor satu di Provinsi Jawa Barat ini, Selasa (13/3/2018).

Kedua yaitu Software meliputi Kurikulum, "Kalau untuk hal ini, kami masih belum bisa bertindak sendiri, karena kita masih tergantung dengan kurikulum pusat," tambah Netty.

Yang terakhir merupakan Brainware meliputi Sumber Daya Manusia (SDM). Ini meliputi kepala sekolah, guru, dan murid.

"Ini pun sangat penting, karena kalau bicara hanya fisik dan kurikulum itu sulit, tapi kalau SDM yang terlibat dan bisa membangun kesepahaman itu yang harus diprioritaskan. Kalau saya melihat secara kasat mata saat berkeliling ke sekolah-sekolah, sebenarnya semua sekolah sudah siap, murid-muridnya juga  sangat sepakat, sangat antusias," papar Netty.

Namun, untuk merealisasikan sekolah layak anak dan ramah lingkungan ini, kata Netty, sekolah harus mampu membangun ikatan emosional yang kuat dengan peserta didik agar proses belajar mengajar itu menyenangkan.

"Bisa dibangun dengan suasa belajar yang menyenangkan, guru harus bersikap layaknya orangtua, itu akan lebih menyenangkan untuk proses pembelajaran."

"Jadi yang paling diperlukan itu, kerjasama, pengertian dan kemampuan guru dan murid dalam menempatkan posisi mereka. Saya harap, SMA Negeri 1 Kota Bekasi mampu menjadi pelopor sekolah layak anak dan ramah lingkungan,” tutupnya