Infonitas > Bekasi > Pendidikan >

Disdik Bekasi Telusuri Laporan Kerusakan SDN Sinarjaya

Jumat, 12 Januari 2018 | 19:21 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Yusuf Bachtiar

Kondisi ruang belajar SDN Sinarjaya, Bekasi yang memprihatinkan
Kondisi ruang belajar SDN Sinarjaya, Bekasi yang memprihatinkan
Foto : Yusuf Bachtiar

Disdik Kabupaten Bekasi bakal menelusuri laporan kerusakan yang masuk terkait kerusakan SDN Sinarjaya, Bekasi.

BEKASI - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi bakal menelusuri laporan terkait kondisi ruang kelas Sekolah Dasar Sirnajaya 02 Kecamatan Serangbaru Kabupaten Bekasi yang memprihatinkan.

Pasalnya, selama ini pihak Dinas merasa tidak pernah menerima laporan terkait kondisi tersebut.

“Kami akan telusuri mengapa tidak pernah menerima laporan terkait sekolah tersebut. Kalau memang ada masuk laporan seharusnya segera dibangun. Tidak dibiarkan seperti ini,” kata Kepala Disdik Kabupaten Bekasi Maman Agus Supratman, Jumat (12/1/2018).

Dia menduga, ada kordinasi yang terputus antara kondisi dilapangan dengan laporan yang masuk ke Disdik sehingga informasi tidak masuk secara menyeluruh. 

Menurut dia, sekolah pastinya telah mengeluhkan kondisi ini tiap tahun dan memohon segera dibangun. Namun keluhan itu tidak pernah sampai ke Disdik.

“Kalau saya melihat, sekolah pastinya melaporkan hal ini. Karena tidak mungkin mereka diam dengan kondisi tersebut. Tapi mengapa tidak pernah sampai ke kami. Maka dari persoalan di sini. Tentu ini akan kami telusuri,” kata dia.

Meski begitu, pihaknya bakal turun ke lokasi untuk memeriksa kondisi sekolah. Jika memungkinkan, para siswa akan dipindahkan ke sekolah terdekat. 

“Kami akan kaji dulu. Jika memungkinkan siswanya akan kami bagi dulu ke sekolah terdekat. Ini sebagai langkah awal, agar mereka nyaman. Kami tidak bisa melakukan pembangunan atau perbaikan karena itu menjadi kewenangan Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang),” tandasnya.

Sebelumnya, kondisi SD Negeri Sinarjaya 02 sangat memprihatikan.  Pasalnya, sekolah tersebut terpaksa membagi satu ruang kelas menjadi dua bagian dengan menggunakan gordin lantara sekolah mengalami krisis ruang kelas.