Infonitas > Bekasi > Laporan Utama >

Sejumlah Tempat Hiburan Malam Disegel Satpol PP Kabupaten Bekasi

Jumat, 12 Oktober 2018 | 14:23 WIB

Editor : Fauzi

Sumber : DBS

Penyegelan Tempat Hiburan Malam
Penyegelan tempat hiburan malam oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi. (Dokumentasi Satpol PP Kabupaten Bekasi)
Foto : istimewa

Dalam melakukan penyegelan tempat hiburan malam, Satpol PP Kabupaten Bekasi mengacu pada Pasal 47 Ayat 1, Perda No.3 Tahun 2018.

BEKASI – Sejumlah tempat hiburan malam di Kabupaten Bekasi yang diduga melanggar Pasal 47 Ayat 1, Perda No.3 Tahun 2018 tentang Kepariwisataan, terancam ditutup dan disegel oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi. Tempat hiburan malam yang sudah ditutup dan disegel di antaranya, Mulia, Cinderella dan V2.

Kasatpol PP Kabupaten Bekasi Hudaya mengatakana, tempat hiburan yang malam yang terancam ditutup lantaran termasuk dalam jenis usaha yang dilarang pada peraturan tersebut, yakni diskotik, bar, karaoke, panti pijat, live music dan tempat hiburan lain yang tidak sesuai dengan norma agama. “Patokan kita Perda No.3 Tahun 2016, kalau norma itu susah ukurannya. Perda melarang karaoke, mau ada prostitusi atau tidak, tapi di Perda (tempat) karaoke dilarang,” jelas Hudaya, Kamis (11/10).

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya akan melakukan penyegelan tempat hiburan malam yang melanggar peraturan tersebut secara bertahap. Terdekat, Hudaya mengatakan pihaknya akan melakukan penyegelan di kawasan Ruko Singaraja pada Selasa (16/10) mendatang. “Sampai Selasa (9/10) kemarin, sudah 19 tempat hiburan makam yang disegel di kawasan Ruko Thamrin dan Lippo Cikarang. Seluruhnya karaoke, karena di sana karaoke semua,” tandasnya.

Ditambahkan olehnya, hingga saat ini ada 83 tempat hiburan malam yang menempati ruko yang sudah terdata oleh Satpol PP Kabupaten Bekasi. “Mungkin ada yang kecil-kecil yang belum terdata, (seperti) yang di warung remang-remang gitu,” pungkasnya.