Infonitas > Bekasi > Laporan Utama >

Polrestro Bekasi Bakal Bina Anggota Grup WA All Stars

Jumat, 12 Oktober 2018 | 15:00 WIB

Editor : Fauzi

Sumber : DBS.

Ilustrasi Konten Video Porno
Ilustrasi.
Foto : Fauzi

Grup WA All Stars yang berhasil diungkap Polrestro Bekasi, berisikan konten pornografi, ajakan tawuran dan perbuatan asusila. Anggotanya siswa SMP.

BEKASI – Polrestro Bekasi bakal melakukan pembinaan terhadap siswa SMP yang tergabung dalam Grup WA (Whatsapp) All Stars. Para pelajar ingusan di daerah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi ini kedapatan menggunakan grup WA tersebut untuk saling berkirim konten pornografi, ajakan tawuran, hingga ajakan untuk melakukan tindakan asusila.

Kapolrestro Bekasi Kombes Pol Candra Sukma Kumara mengatakan, langkah pembinaan dilakukan lantaran dinilai lebih tepat, dibanding penindakan hukum. Selain itu, para pelajar tersebut masih di bawah umur.

“Ditangani, tapi lebih pada penindakan dalam bentuk pembinaan, bukan dengan pendekatan penegakkan hukum. Kita bina anak-anak yang ada di grup tersebut, termasuk anak-anak yang dikeluarkan dari sekolah,” paparnya, Kamis (11/10).

Candra pun memastikan para siswa ini tidak dijerat dengan UU ITE, karena tidak ditemukan indikasi melakukan transaksi prostitusi, sebatas hanya saling berkirim gambar porno saja. Kendati demikian, tindakan tersebut tetap tidak dibenarkan, lantaran anak-anak ini masih di bawah umum. Untuk itu, pihaknya langsung melakukan pembinaan dengan melibatkan orangtua para anak-anak ini.

Ia menambahkan, Binmaspol Polrestro Bekasi langsung melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun orangtua siswa, agar kejadian ini tidak terulang lagi. “Saya sama Binmas langsung sosialisasi. Saya minta, sekolah dan orangtua rutin mengecek konten HP siswanya, dicek lagi buka web site apa, grup WA apa. Bukan melarang anak-anak bawa HP, tapi yang kita larang kontennya,” pungkasnya Candra.

Sebelumnya, Polrestro Bekasi berhasil mengungkap Grup WA All Stars yang berisikan 14 siswa laki-laki dan 10 siswi perempuan, dimana di dalamnya terdapat 42 video porno, ajakan tawuran dan ajakan mesum personal. Grup WA ini terbongkar dalam razia yang dilakukan pihak sekolah. Hasilnya, 20 siswa dalam pengawasan, tiga siswa dipindahkan dan satu berhenti sekolah.