Infonitas > Bekasi > Laporan Utama >

Panwaslu Bekasi Temukan Puluhan Pelanggaran Pilkada 2018

Kamis, 7 Desember 2017 | 15:10 WIB

Editor : Muhamad Ibrahim

Reporter : Leny Kurniawati

Divisi Penindakan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Bekasi Tomy Suswanto (Kiri).
Divisi Penindakan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Bekasi Tomy Suswanto (Kiri).
Foto : Leny Kurniawati

Ada sepuluh pelanggaran dalam Pilkada 2018 yang ditemukan Panwaslu Bekasi

BEKASI  - Sedikitnya sepuluh laporan telah masuk kepada pihak Panwaslu Kota Bekasi terkait pelanggaran tahapan Pilkada di Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Ada sekitar sepuluh laporan yang masuk melalui email yang datang dari wilayah kecamatan," ungkap Tomy Suswanto, Divisi Penindakan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Bekasi, di Hotel Santika, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (7/12).

Menurutnya, dari sepuluh laporan pelanggaran yang masuk, sebagian besar adalah terkait pemasangan alat peraga. Padahal, kata dia, pemasangan alat peraga harus sesuai dengan dimulainya Pilkada Serentak 2018.

"Sebagian besar yang dilaporkan adalah pemasangan alat peraga kampanye," tukasnya.

Menindaklanjuti adanya laporan tersebut, pihak Panwaslu melakukan koordinasi dengan instansi terkait sesuai laporan pelanggaran yang masuk.

"Misalnya untuk pemasangan alat peraga kampanye, maka kita submit ke instansi yang berwenang yakni Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja)," jelasnya.

Selain pelanggaran pemasangan alat peraga, lanjutnya, pelanggaran lain adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam politik praktis. Dalam hal ini, Panwaslu berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi.

"Ada instansi berwenang BKD jika ada ASN melakukan afiliasi berkampanye," tutupnya.