Infonitas > Bekasi > Laporan Utama >

Atasi Banjir, Pemkot Bekasi Bangun Polder Air di Kempo

Kamis, 8 November 2018 | 10:33 WIB

Editor : Fauzi

Sumber : DBS.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto.
Foto : istimewa

Pembangun polder air di Kempo, akan melengkapi 13 polder air milik Pemkot Bekasi yang sudah ada sebelumnya. Disiapkan sebagai bagian sistem antisipasi banj

BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan, Pemkot Bekasi akan segera membangun Polder Air di kawasan Kempo, Pondok Gede, guna mengatasi banjir yang kerap terjadi di kawasan Pondok Gede.

Tri mengatakan, saat ini proses pembangunan polder air tersebut sudah memasuki tahap pembebasan lahan. Namun, proses yang dibutuhkan hingga polder ini bisa beroperasi maksimal masih panjang, karena prosesnya akan dilakukan bertahap dan diharapkan selesai sebelum 5 tahun.

“Anggaran untuk pembebasan lahan hingga pembangunan itu sekira Rp 40 – Rp 50 miliar. Untuk menanggulangi banjir di Kota Bekasi, memang harus dibangun banyak polder air, tandon dan long storage. Kita buat salurannya ke bawah dan menjadi satu penampungan air di sepanjang kali yang kita miliki,” terangnya, Rabu (7/11).

Ditambahkah olehnya, saat ini ada sekira 13 polder di Kota Bekasi saat ini dan tersebar di beberapa daerah di Kota Bekasi, yakni Perumahan IKIP Jatiasih, Bendungan Koja Jatiasih, Villa Indah Permai Bekasi Utara, Rawa Pasung Bekasi Barat, Taman Galxy, Aren Jaya Bekasi Timur, Perumahan Fajar, Rawa Bogo Pondok Melati, Perumahan Pulo Permata Sari, Pengasinan Rawa Lumbu serta Jalan R.A Kartini di Bekasi Timur. “Pemkot Bekasi menginginkan polder air harus banyak, untuk resapan dan penampungan dari kali-kali yang meluap, airnya dialirkan ke polder ini,” tutupnya.

"Polder air ini yang utama harus banyak, biar jadi resapan dan penampungan air dari kali-kali yang sudah tak dapat menampung debit air jika hujan. Jadi bisa dialiri ke polder air itu," kata Tri.