Infonitas > Bekasi > Laporan Utama >

Adhy Firdaus Sindir Petahana Soal Pembangunan di Debat Pilkada Bekasi

Kamis, 12 April 2018 | 16:38 WIB

Editor : Galih Pratama

Reporter : Leny Kurniawati

Suasana usai debat publik Pilkada Bekasi 2018.
Suasana usai debat publik Pilkada Bekasi 2018.
Foto : istimewa

Meski disindir, calon Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjawab pertanyaan dari Adhy Firdaus, dengan diplomatis dalam debat Pilkada Bekasi.

BEKASI - Kandidat Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 2, Adhy Firdaus yang merupakan pasangan Nur Supriyanto menyindir kandidat nomor urut 1 yang notabene petahana soal pembangunan Kota Bekasi di masa kepemimpinannya dalam debat publik yang dihelat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi di Gedung Al Muhajirin, Bekasi Timur, Rabu (11/4/2018) kemarin.

Adhy melempar sindiran saat diberi kesempatan memberikan pertanyaan kepada calon Wakil Wali Kota Bekasi nomor urut 1, Tri Adhianto dengan pertanyaan, apakah pembangunan di Kota Bekasi sudah pro rakyat atau tidak. Pertanyaan tersebut berangkat dari fakta, bahwa pembangunan di Kota Bekasi banyak berdampak pada persoalan lingkungan seperti banjir.

"Jadi pembangunan di Kota Bekasi ini pro rakyat atau konglomerat," tanya Adhy Firdaus.

Menggapai pertanyaan tersebut, Tri Adhianto lantas memberi jawaban diplomatis. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Bekasi sudah berjalan sebagaimana mestinya dengan berpegang teguh pada aturan yang berlaku.

"Pembangunan berlandaskan pada kepatuhan hukum yang berlaku. Jadi, jaminan kepastian hukum menjadi acuan kita dalam membangun," kata dia kepada Infonitas saat dikonfirmasi kembali Kamis (12/4/2018).

Debat Publik yang diadakan oleh KPU Kota Bekasi merupakan sesi pertama dengan mengambil tema Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sosial dan Ekonomi dan disiarkan oleh tiga radio lokal di Kota Bekasi dengan dipandu oleh Luluk Lukmiyati sebagai moderator. Masih ada dua kali sesi debat, dimana sesi terakhir atau sesi ketiga akan disiarkan di televisi swasta nasional.